Pendidikan Karakter dalam Masa Orientasi Siswa (MOS)

(Di SMP Negeri 2 Pegandon)

Awal tahun pelajaran baru 2011/2012 telah dimulai sejak senin, 11 Juli 2011 kemarin. Bagi peserta didik baru di SMP Negeri 2 Pegandon dilaksanakan kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa) selama seminggu, yaitu tanggal 11 – 16 Juli 2011. Pelaksanaan MOS kali ini tidak berbeda dengan pelaksanaan MOS tahun sebelumnya, yaitu diisi dengan kegiatan-kegiatan yang jauh dari kekerasan melainkan dengan konsep kegiatan yang mendidik dan menyenangkan sehingga peserta didik baru dapat melaksanakannya dengan senang tanpa terbersit rasa takut sedikitpun.

Masa Orientasi Siswa (MOS) sejatinya adalah pengenalan awal peserta didik baru terhadap sekolah dan lingkungannya. Kegiatan MOS  merupakan masa awal yang penting dalam membentuk karakter individu yang terintegrasi sejalan dengan visi dan misi sekolah. Ibarat sebuah rumah, MOS adalah pintu masuk bagi peserta didik baru, maka MOS memiliki arti yang sangat penting. Mengingat langkah awal yang baik merupakan awal yang baik pula untuk kesuksesan di masa yang akan datang.

Mengapa pembentukan karakter dalam MOS merupakan hal yang penting? Seperti yang telah disampaikan  oleh Mendiknas dalam peringatan hari pendidikan nasional tanggal 2 Mei 2011 silam  yang mengambil tema Pendidikan Karakter sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa dengan subtema  Raih Prestasi Junjung Tinggi Budi Pekerti, menunjukkan bahwa saat sekarang ini pendidikan karakter merupakan hal mendesak yang perlu ditanamkan di setiap diri pribadi siswa.  Saat ini bangsa Indonesia sedang dilanda masalah kebangsaan, korupsi, kejahatan moral menjadi hal yang wajar  dilakukan oleh oknum dalam pemerintahan baik tingkat pusat maupun daerah, baik yang mempunyai jabatan penting maupun yang tidak mempunyai jabatan. Sungguh ironi, di saat kita harus bersaing dengan bangsa lain dalam berbagai bidang kehidupan di era globalisasi ini, bangsa kita disibukkan dengan pemberantasan korupsi dan kejahatan moral yang cenderung tidak berkurang melainkan terus bertambah.

Pendidikan karakter penting ditanamkan dalam diri peserta didik supaya  menjadi pribadi yang mempunyai kecerdasan ganda (multiple inteligent) yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan sosial, kecerdasan mental dan kecerdasan spiritual. Jika penanaman karakter dilakukan sedini mungkin maka akan tercetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berbudi pekerti luhur dan berketuhanan sehingga bangsa Indonesia dapat bersaing dengan bangsa lain di era global.

Karakter mulia yang perlu ditanamkan dalam pribadi peserta didik ditandai dengan nilai-nilai percaya diri, rasional, logis, kritis, analitis, kreatif dan inovatif, mandiri, hidup sehat, bertanggung jawab, cinta ilmu, sabar, berhati-hati, rela berkorban, pemberani, dapat dipercaya, jujur, menepati janji, adil, rendah hati, malu berbuat salah, pemaaf, berhati lembut, setia, bekerja keras, tekun, ulet/gigih, teliti, berinisiatif, berpikir positif, disiplin, antisipatif, inisiatif, visioner, bersahaja, bersemangat, dinamis, hemat/efisien, menghargai waktu, pengabdian/dedikatif, pengendalian diri, produktif, ramah, cinta keindahan (estetis), sportif, tabah, terbuka, tertib. 

Merujuk pada nilai-nilai tersebut, kegiatan MOS di SMP Negeri 2 Pegandon diisi dengan materi kegiatan yang dapat menanamkan dan menumbuhkan nilai-nilai karakter mulia, selain materi wajib yang harus diajarkan dalam MOS diantaranya:

  1. Pengenalan unsur sekolah dan wawasan wiyata mandala.
  2. Pengenalan etika, peraturan dan tata tertib sekolah.
  3. Pengenalan potensi diri.
  4. Pengenalan praktek baca/tulis efektif.
  5. Pengenalan berhitung cepat.
  6. Pengenalan tipe belajar dan strategi belajar.
  7. Pengenalan sumber belajar.
  8. Tata krama dan pengenalan budaya karakter bangsa.
  9. Penanggulangan narkoba dan HIV AIDS.
  10. Apel pagi dan apel siang.
  11. Jamaah shalat dzuhur.
  12. Lomba olahraga.
  13. Senam SKJ.
  14. Praktik Baris Berbaris (PBB).
  15. Wide Game.
  16. Persami (Perkemahan Sabtu Minggu).

Dengan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara rileks, menyenangkan di kelas maupun di luar kelas, diharapkan peserta didik dapat dengan mudah mendapatkan pendidikan karakter sejak awal  yang ditunjukkan dengan nilai-nilai yang telah disebutkan di atas. Sekali lagi, langkah awal yang baik akan memberikan awal yang baik untuk  kesuksesan di masa mendatang.

2 Comments

Filed under Tulisanku

2 Responses to Pendidikan Karakter dalam Masa Orientasi Siswa (MOS)

  1. Bagus sekali tujuan dari MOS itu, seandainya dalam penyampaian materi setiap mata pelajaran diselingi dengan kegiatan di lapangan seperti MOS itu pasti lebih menarik ya Bu.. Dan pastinya murid2 jg lebih enjoy dan materi yg disampaikan lebih mudah masuk di kepala, karena lebih rileks.. :)
    So biasanya anak2 senang sekali kalau diajak belajar di Laboratorium, karena meskipun di ruangan tapi banyak barang2 antik, menarik perhatian, an bikin penasaran hehehe,, :D

    • Betul sekali Mbak, melakukan lebih menyenangkan daripada duduk, diam, mendengarkan (istilah saya dulu saat sekolah yang ndak boleh menengokkan kepala sedikitpun dari pandangan ke arah guru… hehehe)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>