Bagaimana Kristal Garam Terbentuk?

Materi : Pemisahan campuran secara kristalisasi

Kalian tentu tahu garam bukan? Ya, senyawa yang terasa asin di lidah ini merupakan salah satu senyawa yang paling sering digunakan dalam kehidupan kita sehari-hari untuk menambah cita rasa masakan.  Sebenarnya garam adalah mineral yang terdiri atas Natrium (Na) dan Khlor (Cl) yang mengkristal dan bersenyawa menjadi  Natrium Khlorida (NaCl).

Tahukah kamu bagaimana kristal garam terbentuk? Bagaimana para petani garam di Indonesia  mengubah air laut menjadi garam? Padahal petani garam hanya membiarkan air laut tertampung di tambak-tambak dan terkena panas matahari. Penasaran bukan? Nah, kita bahas lebih lanjut yuk!

Kalian masih ingat materi cara pemisahan campuran yang dibahas pada posting sebelumnya bukan? Salah satu cara pemisahan campuran yang berupa larutan adalah penguapan (kristalisasi). Kristalisasi adalah cara memisahkan zat terlarut dari pelarutnya menggunakan pemanasan atau penyerapan kalor. Itulah sebabnya petani garam tradisional memanfaatkan panas matahari langsung untuk mengubah air laut menjadi garam.

Prinsip dasar kristalisasi

Pemisahan dengan teknik kristalisasi didasari atas pelepasan pelarut dari zat terlarutnya dalam sebuah campuran homogeen atau larutan, sehingga terbentuk kristal dari zat terlarutnya. Kristal dapat terbentuk karena suatu larutan dalam keadaan atau kondisi lewat jenuh (supersaturated) yaitu kondisi dimana pelarut sudah tidak mampu melarutkan zat terlarutnya, atau jumlah zat terlarut sudah melebihi kapasitas pelarut. Proses pengurangan pelarut dapat dilakukan dengan empat cara yaitu, penguapan, pendinginan, penambahan senyawa lain dan reaksi kimia. Nah, untuk petani garam tradisional menggunakan cara penguapan menggunakan bantuan sinar matahari langsung.

Ilustrasi kristalisasi di laboratorium

Untuk mengetahui bagaimana proses sederhana kristalisasi di laboratorium, perhatikan ilustrasi berikut!

Bagaimana proses terbentuknya garam dari air laut?

Air laut dialirkan kedalam tambak dan selanjutnya ditutup. Air laut yang ada dalam tambak dibiarkan  terkena sinar matahari secara langsung sehingga mengalami proses penguapan. Setelah beberapa hari (tergantung panas cahaya matahari) jumlah air berkurang, dan mengering bersamaan dengan itu pula kristal garam terbentuk. Kristal-kristal garam yang telah terbentuk kemudian dikumpulkan untuk diproses lebih lanjut sehingga menghasilkan kristal garam yang bersih dan terbebas dari kotoran.

Nah, sekarang kalian sudah tahu bagaimana proses kristalisasi garam.

31 Comments

Filed under Kelas 7

31 Responses to Bagaimana Kristal Garam Terbentuk?

  1. Makasih pencerahan nya mbak, semoga bisa membuat garam sendiri :lol: kalau keringat kita asin itu bagaimana cerita kimia nya :?

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  2. wah, eksperimen kimia dasar. di kuliah juga ada kok. hehe.

  3. yang membuat miris, bersusah payah petani garam itu mengkristalkan garam, eh ada pengusaha nakal yang santai saja mengimpor garam dan diturunkan ke madura..

  4. Walah, pengen komentar kok malah jadi bingung ini setelah membaca materinya. Salam kenal dari sesama blogger Jateng aja deh kalo gitu. :D

  5. ini ndak ada kaitannya dengan “perseteruan” antara pak sudi silalahi dan pak fadel muhammad, kan, bu, hehe …. kabarnya dia di-reshufle karena terlalu keras menentang impor garam. kasihan juga para petani garam kalau susah2 melakukan kristalisasi garam harus jeblog di pasaran karena serbuan garam impor yang ndak jelas.

  6. hehehe.. pembahasan yg terlewat nii waktu di skola.. sampe sekarang pun kepala saiia masii nut nut-an :( hiks hiks hiks …

  7. Menggapa harus mengimport garam.

  8. ya jelas tau dong bu….. asin kan? :D

  9. Ikut belajar penggaraman Bu…
    Sehari2 saya nggak bisa lepas dari garam tapi jarang mengamati.

  10. pertanyaannya kenapa kok asin ya… ? :D

  11. Kenapa kemudian disebut proses kristalisasi mba? Kita kan nggak membuat larutan tersebut menjadi padat (kristal), tetapi hanya menguapkan pelarutnya.

    • karena setelah pelarutnya telah habis teruapkan, maka yg terjadi berikutnya adalah proses pemadatan bahan terlarut menjadi kristal, sehingga disebut proses kristalisasi (pembentukan kristal).

  12. sebelum baca artikel ini saya sedikit bingung dengan proses kritalisasi garam, sekarang sudah sedkit lebih mengerti :-)

  13. sambil inget2 lagi pelajaran kimia jaman sma dulu, pembelajaran yg menarik bikin siswa ingin mengikuti karna biasanya dikasih contoh riil bukan cuma teori ^_^, meskipun ga dipungkiri jg minat tiap2 siswa beda2 :D ..salam

  14. DivenC

    Thx bwt Info pemisahan campuran secara kristalisasi :D

  15. Muhamad Ainudien

    ngomong-ngomongin kristalisasi air laut menjadi garam, sy jadi kepikiran apakah pasir laut jg termasuk dalam proses itu ya??? karna kalo diperhatikan jenis pasir laut jg beda-beda. beda salinitas beda juga bentuknya.

  16. Terima kasih sudah share informasinya… salam kenal..

  17. Agak sedikit bingung, tapi lumayan ngerti lah..
    Makasih :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>